Cara memilih sistem pompa vakum yang tepat untuk lab Anda 20 November 2020
3 MIN READ
Teknisi dan ilmuwan laboratorium menggunakan pompa vakum untuk berbagai tugas, mulai dari aspirasi dan penyaringan, hingga mengontrol atau menginduksi evaporasi pelarut dalam konsentrator. Pompa vakum juga dapat ditemukan dalam pengering gel, oven vakum, desiksator, evaporator putar, dan, mungkin yang paling penting, spektrometer massa.
Memilih sistem pompa yang tepat
Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih sistem pompa vakum yang tepat untuk laboratorium Anda.
Secara tradisional, ilmuwan dan teknisi terutama menggunakan pompa vakum rotary vane berpelumas oli untuk pekerjaan laboratorium. Namun, pompa ini memiliki beberapa kelemahan, karena:
- Memerlukan pengisian ulang oli secara teratur
- Mahal untuk dioperasikan
- Memerlukan pemeliharaan rutin
- Lepaskan sedikit kabut oli ke atmosfer langsung (bahkan dengan perangkat keras filter oli)
Sebagai tanggapan terhadap kekurangan ini, sistem pompa kering (yaitu bebas oli) telah muncul sebagai alternatif yang menguntungkan. Namun, Anda masih perlu memikirkan kebutuhan laboratorium Anda untuk memilih sistem pompa yang tepat untuk Anda.
Berikut adalah daftar faktor yang harus Anda pertimbangkan saat membuat keputusan:
Aplikasi pompa
Untuk apa tepatnya Anda akan menggunakan sistem pompa? Aplikasi pompa menentukan kisaran tekanan yang diperlukan sistem untuk servis. Lihat grafik rentang tekanan untuk menentukan pilihan pompa yang tersedia untuk rentang yang diinginkan.
Tingkat kebisingan
Perhatikan pompa yang keras! Pompa yang bising dapat sangat mengganggu kondisi kerja yang tenang yang diharapkan di lingkungan laboratorium umum.
Tingkat kontaminasi
Beberapa pompa lebih cenderung mengakibatkan kontaminasi (baik dalam gas yang sedang diproses maupun gas yang dikeluarkan), terutama pompa rotary vane bersegel oli. Meskipun dengan perangkat keras filter oli di tempatnya, pompa ini selalu melepaskan sejumlah kecil oli ke dalam gas yang diproses. Selain itu, oli yang ditangkap dan didaur ulang perlu dibersihkan untuk menghilangkan kondensat, proses yang melepaskan sejumlah kabut oli ke lingkungan laboratorium. Untuk menghindari efek samping ini, pilih sistem pompa kering.
Ukuran, kontrol, dan dimensi
Ini adalah tiga faktor yang saling berhubungan yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih sistem pompa. Unit pompa yang terlalu besar akan menghasilkan dimensi yang tidak perlu besar. Unit besar juga sulit dikontrol, terutama jika aliran kecil dan presisi diperlukan.
Biaya
Ada sejumlah biaya yang perlu Anda pertimbangkan. Selain investasi awal dan biaya energi berkelanjutan, harapkan untuk mengikuti beberapa persyaratan pemeliharaan, termasuk:
- Mengganti bahan habis pakai (misalnya penggantian oli)
- Mengganti barang sekali pakai (misalnya elemen filter)
- Mempekerjakan tenaga kerja untuk menyervis pompa
Kesimpulan
Meskipun pompa rotary vane berlapis oli secara tradisional digunakan untuk keandalan, biaya rendah, dan teknologi yang telah terbukti, keunggulannya dengan cepat digantikan oleh pompa kering. Pompa kering:
- Jangan mencemari gas proses atau lingkungan sekitarnya
- Membuat tingkat kebisingan rendah
- Nikmati interval servis yang panjang
- Tidak memerlukan penggantian dan pembuangan oli yang mahal
Memilih sistem pompa vakum yang tepat dapat membantu Anda meningkatkan produktivitas laboratorium dan membuat tugas sehari-hari lebih mudah dan lebih nyaman. Namun, pilihan yang salah dapat menyebabkan kontaminasi, hasil yang buruk yang mengganggu tujuan ilmiah, peningkatan biaya pemeliharaan, dan lingkungan kerja yang tidak menyenangkan.